Climbing Mount Batur (1717)

0 comments

Except for its water sport, Bali also has panoramic views on its mountains for adventurous activities. One of them is climbing the Mount Batur.Mount Batur perches on the Kintamani teritory, Bangli. Its height reaches 1717 m above sea level. This mountain retains a uniqueness of its own, namely the crater mesuring 13.8 x 10 km and denotes one of the most extensive and beautifull all over the world. To get an experience of seeing the sunrise from this climbing, the right time for climbing should be started at 03.00 in the morning.Climbing starts from the songan Villag, Kintamani. When you entering the climbing teritory you will be welcomed by black sedimentary rocks that are naturally furnished by fertile alang-alang grasses growing lushly. Considering its fresh air, the climbing activity will come refreshing to a great extent.The mountain climbers are estimated to arrive at the top around 05.00. Indications of the sunrise come into view then. While taking a rest and watching the sunrise, you can have a breakfast that has been prepared. If you are lucky, the alluring panoramic view of the Lake Batur, traditional village of Trunyan and Mount Rinjani in Lombok are also discernible from the peak.Being satisfied and while watching the magnificence of this panorama, it's the time to resume the journey to go down. Toya Bungkah Village is the point of finish within this passage. If on the way up, you encounte the row of black sedimentary rocks and alang-alang grass, on the way down you will be welcomed by pine forest as well as sandy descending track until you get at the point of origin.Fatique that is felt during the climbing now vanishes when you arrive down there and just releases the sight to the Lake Batur spreading in this village. More than that, a hot water pool can also be found at one of the corners around the lake. It is the natural pool of which water is derived from the cracks among the stones at the fringe of Lake Batur. Through it's not categorized into an extreme adventure, please be careful at all times and obey all of the existing regulations for your safety.

( CA - 0725018)

save our earth

0 comments
its no advetorial but its solution for Global warming

use Betric for clean air - clean fuel n save money

click : http://www.betrix.co.id/productlineup.php

Save sex? No Free Sex!

0 comments
Pernah mendapat pembagian kondom gratis? Syukurlah kalo belum. Kalo pun di antara kamu sudah ada yang pernah didatangi aktivis LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) tertentu dan mereka membagikan kondom gratis, waspadalah! Karena ini adalah kampanye ajakan untuk menjadi penganut paham free sex, meski terselubung.Awal-awalnya mereka ini menamakan dirinya gerakan peduli AIDS dan memberi kondom gratis untuk menekan angka pengidap virus HIV. Tapi sesungguhnya jika kamu jeli, pasti muncul pertanyaan: ngapain juga pake kondom untuk menghindari AIDS? Sedangkan di banyak penelitian dibuktikan bahwa besar virus HIV itu lebih kecil daripada pori-pori yang terdapat pada kondom. Kondom (yang terbuat dari bahan lateks) terdapat pori-pori dengan diameter 1/60 mikron dalam keadaan tidak meregang. Sedangkan bila dalam keadaan meregang lebarnya pori-pori mencapai 10 kali. Sementara virus HIV berdiameter 1/250 mikron. Jadi jelas bahwa virus HIV dapat dengan leluasa lolos melalui pori-pori kondom. Intinya, tak ada jaminan dengan memakai kondom, para pelaku free sex bisa bebas dari penyakit AIDS.Ujung-ujungnya dari kampanye ini adalah ajakan untuk sama-sama menikmati free sex tanpa takut terkena penyakit kelamin. Apa coba makna dibagikannya kondom gratis kepada para pelajar kecuali untuk digunakan? Alih-alih menyadarkan remaja untuk menghindari free sex, pembagian kondom gratis ini malah semakin memicu daya ingin tahu remaja tentang seks itu sendiri. Apalagi dikomporin dengan kondom di depan mata. Remaja lemah iman sudah pasti tergiur ingin mencobanya.So, untuk jaga-jaga buat kamu semua, mending juga baca artikel ini supaya tambah cerdas dalam mengkritisi kampanye save sex dengan kondom.

Lanjuuttt!

No free lunch
Maksudnya tidak ada barang gratis di dunia kapitalis sekarang ini. Begitu juga dengan pembagian kondom yang katanya gratis untuk mendapatkan seks yang aman. Pembagian ini pada permukaannya memang terlihat gratis karena dibagikan secara cuma-cuma tanpa membayar serupiah pun. Namun pada kenyataannya, bila kita jeli menyikapi situasi, kondom ini sesungguhnya tidak gratis sama sekali.Pelajar SMA dan para mahasiswa yang notabene masih sangat muda dan polos, bisa terpancing rasa ingin tahunya dengan pembagian kondom ini. Bukan mustahil mereka akan coba-coba menggunakannya dengan melakukan sex before married alias berzina. Bisa dengan (maaf) pelacur yang saat ini banting harga karena banyak pesaing, atau bahkan dengan pacarnya sendiri.Percobaan pertama memakai kondom gratisan. Namun bila ketagihan, maka mau tidak mau mereka akan membeli kondom baru sebagai gantinya. Modus ini mirip sekali dengan pemakaian narkoba yang memberi pancingan gratis di awal pemakaian. Dan bila sudah ketagihan, maka si pengedar menangguk untung dari si pecandu itu. Nggak bisa nggak, produsen kondomlah yang diuntungkan dari kampanye save sex dengan kondom. Sangat khas ciri masyarakat kapitalis.Itu di satu pihak. Di pihak lain, ada sesuatu yang tersembunyi yang jauh lebih berbahaya daripada sekadar memberi keuntungan kepada produsen kondom.Yup, perusakan generasi, inilah tujuan sebenarnya dari kampanye free sex dengan kondom. Entah para aktivis kampanye itu yang memang tidak tahu atau pura-pura tidak tahu bahwa pemakaian kondom sangatlah tidak efektif untuk mencegah penyakit AIDS. So, masih selalu terbuka peluang bagi siapa pun yang melakukan free sex, meski sudah memakai kondom, untuk terjangkit penyakit yang hingga saat ini belum ada penangkalnya itu.Sobat muda, save sex dengan kondom hanya sebuah tameng untuk ajakan free sex alias berzina yang mendapat legalitas atau ijin resmi. Dengan memakai kondom, seolah ingin dikatakan Jangan takut melakukan free sex. Nggak perlu nikah dulu untuk bisa melakukan seks. Nggak perlu takut kena penyakit kelamin atau AIDS. Kan sudah pake kondom. Yang cowok jadi merasa tenang dan damai melakukan seks bebas karena selain slogan save sex tadi, mereka juga tidak takut pacarnya akan hamil di luar nikah. Sedangkan bagi yang cewek juga sama saja. Kondom menjadi alat pembenar untuk melakukan seks dengan pacar karena risiko hamil jadi kecil. Yang terjadi adalah rusaknya generasi baik-baik menjadi sekumpulan generasi hobi berzina di masyakarat yang memang sudah sakit ini.Save sex with NO free sex Bagi kamu yang masih usia belasan tahun saat ini dan duduk di bangku SMP atau SMA, save sex yang baik dan benar adalah dengan NO Free Sex. Belajar aja yang rajin supaya kamu tahu bahayanya melakukan free sex. Jangan pernah tergiur nikmat sesaat tapi terlaknat sepanjang hayat. Rugi di dunia karena kamu sudah merusak harga diri dan kesucianmu, merana di akhirat karena berzina termasuk salah satu dari dosa besar yang ending-nya berakhir di neraka yang panas mendidih (menurut agama apaun).Bagi kamu yang sudah mahasiswa atau agak gedean dikit, boleh tuh save sex dengan pasangan sah alias kudu married dulu. Selain nggak dosa, save sex after married malah berpahala. Dan bila kamu masih belum bisa melakoni save sex after married, maka solusinya adalah berpuasa dulu dong. Bisa kan?Selain peran serta kamu untuk bersikap Save sex with NO free sex, harusnya masih ada dua pihak lain yang kudu terlibat dalam hal ini. Masyarakat sekitar nggak boleh cuek bebek dengan merebaknya kasus free sex. Mereka harus mempunyai kontrol untuk itu ketika ada perilaku yang menyimpang di tengah-tengah masyarakat. Nggak boleh lagi ada anggapan yang penting bukan gue pelakunya.Pihak terakhir yang juga kudu turut andil adalah negara. Ketika individu dan masyarakat sudah beritikad baik dengan menolak free sex, negara harus punya suara sama dalam hal ini. Sangat nggak ideal kalo ternyata negara malah menyetujui dan melegalkan seks bebas dengan banyak bermunculannya lokalisasi pelacuran. Bahkan nama lokalisasinya tenar hingga ke manca negara sebagai salah satu daya tarik wisata. Walah, kacau kan?Aneh sekali ketika sebagian pihak begitu peduli dan prihatin dengan masa depan pemuda dan remaja, namun di pihak lain sebagian orang malah ingin menghancurkannya. Sebagian pihak ini adalah manusia-manusia yang ingin menyelamatkan moral dan keimanan remaja dengan mengingatkan bahayanya free sex, sedangkan di pihak lain ada sekelompok orang yang sok menjadi manusia dengan melegalkan percintaan illegal. Ironis!Tak heran akhirnya bila remaja negeri ini menjadi terombang-ambing di tengah dua kubu ini, antara penolak free sex versus penggiatnya. Parahnya, ternyata banyak remaja yang ambil bagian menjadi pelaku utama dalam kasus ini. Duh, menyedihkan banget deh!

Konspirasi 3 S3 S = Sport, Song dan Sex.

Tiga S inilah yang jadi ujung tombak untuk merusak generasi muda. Slogan 3 S sudah terbukti berhasil melenakan pemuda-pemudi Indonesia.Gelora jiwa muda yang masih fresh dan meledak-ledak menjadi sasaran empuk untuk perusakan melalui jalur free sex ini. Media cetak (majalah-majalah yG cOwok abiz)dan elektronik (sinetron-sinetron yang melulu tentang pacaran) menjadi corong pembangkit nafsu seks remaja untuk muncul. Remaja jadi lebih memperturutkan hawa nafsunya daripada mengejar prestasi setinggi-tingginya.
Yup, merusak moral generasi mudanya adalah kunci jawaban itu.
Yakin deh, hidup ini terlalu indah untuk dihabiskan dengan hanya melulu mikirin urusan seks. sementara ini, karena kamu masih berstatus pelajar, maka belajar aja yang rajin demi Masa depan. Yakin aja, jodohmu nggak akan lari kemana meski saat ini kamu nggak pacaran apalagi sampe obral seks.Perbaiki kualitas dirimu, baik moral, iman dan kecerdasanmu.Kalo semua ini sudah oke, dijamin deh,bila saatnya tiba, kamu bisa menikmati save sex yang real save. Agar kamu nggak tergoda, jangan dekat-dekat dengan semua hal yang akan membuatmu piktor (pikiran kotor). Jauhi gambar-gambar atau tontonan porno dan jorok. Batasi pergaulan dengan teman-teman yang memberi pengaruh jelek pada dirimu. Persibuk dirimu dengan aktivitas positif semacam ikut karya ilmiah remaja atau hal-hal bermanfaat lainnya. Dan yang utama, tingkatkan kedekatanmu dengan Tuhan. Apalagi bila kamu sudah menjadi aktivis NO free sex, ditambah lagi dengan aktivitas yang menyadarkan teman-temanmu agar mereka semua pada setuju bersikap NO free sex. Pasti kamu bakal jadi Renaja yang TOP banget. Jadi, mulai saat ini sebarkan kesadaran baru ini kepada semua orang bahwa untuk menolak ide kondomisasi adalah dengan
SAVE SEX with NO Free SEX

download youtube video

Download youtube Video